Are you a member? sign in or take a minute to sign up

Cancel
logo

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Negeri / PHI / TIPIKOR Bengkulu Kelas IA

Jl. Sungai Rupat - Pagar Dewa, Kota Bengkulu

E-Learning Mahkamah Agung Republik Indonesia

Komunikasi Data Nasional

Sistem Informasi Kepegawaian

Portal Sistem Informasi Mahkamah Agung Republik Indonesia

Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Bengkulu

website sistem informasi pengawasan

Berita Badan Peradilan Umum

Berita Badan Peradilan Umum

Berikut ini adalah berita terbaru Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia.

berisikan tentang Informasi Berita dan Informasi Pengumuman dari Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung.

  • Berita Informasi Badan Peradilan Umum (Badilum)

    • Upacara Bendera Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018

      pada Hari Senin Tanggal 21 Mei 2018 Pukul 08.30 Wib, Mahkamah Agung Ri Melaksanakan Upacara bendera Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018. Bertindak Selaku Pembina Upacara Adalah Sekretaris Mahkamah Agung Ri Yang Dalam Kesempatan Ini Membacakan Sambutan Menteri Komunikasi Dan Informatika Ri Sebagai Berikut:

      assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

      selamat Pagi Dan Salam Sejahtera,

      om Swastiastu,

      namo Buddhaya,

      salam Kebajikan,

      saudari-saudara Peserta Upacara Yang Saya Hormati,

      ketika Rakyat Berinisiatif Untuk Berjuang Demi Meraih Kemerdekaan Dengan Membentuk Berbagai Perkumpulan, Lebih Dari Seabad Lalu, Kita Nyaris Tak Punya Apa-apa. Kita Hanya Memiliki Semangat Dalam Jiwa Dan Kesiapan Mempertaruhkan Nyawa. Namun Sejarah Kemudian Membuktikan Bahwa Semangat Dan Komitmen Itu Saja Telah Cukup, Asalkan Kita Bersatu Dalam Cita-cita Yang Sama: Kemerdekaan Bangsa.

      bersatu, Adalah Kata Kunci Ketika Kita Ingin Menggapai Cita-cita Yang Sangat Mulia Namun Pada Saat Yang Sama Tantangan Yang Mahakuat Menghadang Di Depan. Boedi Oetomo Memberi Contoh Bagaimana Dengan Berkumpul Dan Berorganisasi Tanpa Melihat Asal-muasal Primordial Akhirnya Bisa Mendorong Tumbuhnya Semangat Nasionalisme Yang Menjadi Bahan Bakar Utama Kemerdekaan.

      boedi Oetomo Menjadi Salah Satu Penanda Utama Bahwa Bangsa Indonesia Untuk Pertama Kali Menyadari Pentingnya Persatuan Dan Kesatuan. Presiden Pertama Dan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Soekarno, Pada Peringatan Hari  kebangkitan Nasional Tahun 1952 Mengatakan Bahwa: "pada Hari Itu Kita Mulai Memasuki Satu Cara Baru Untuk Melaksanakan Satu 'idee', Satu Naluri Pokok Daripada Bangsa Indonesia. Naluri Pokok Ingin Merdeka, Naluri Pokok Ingin Hidup Berharkat Sebagai Manusia Dan Sebagai Bangsa. Cara Baru Itu Ialah Cara Mengejar Sesuatu Maksud Dengan Alat Organisasi Politik, Cara Berjuang Dengan Perserikatan Dan Perhimpunan Politik, Cara Berjuang Dengan Tenaga Persatuan.

      para Pendahulu Yang Berkumpul Dalam Organisasi-organisasi Seperti Boedi Oetamo Itu Memberikan Yang Terbaik Bagi Terbentuknya Bangsa Melalui Organisasi. Bukan Pertama-tama Dengan Memberikan Harta Atau Senjata, Melainkan Dengan Komitmen Sepenuh Jiwa Raga. Dengan Segala Keterbatasan Sarana Dan Prasarana Saat Itu, Mereka Terus Menghidup-hidupi Api Nasionalisme Dalam Diri Masing-masing.

      seratus Sepuluh Tahun Kemudian Bangsa Ini Telah Tumbuh Menjadi Bangsa Yang Besar Dan Maju, Sejajar Dengan Bangsa-bangsa Lain. Meski Belum Sepenuhnya Sempurna, Rakyatnya Telah Menikmati Hasil Perjuangan Para Pahlawannya Berupa Meningkatnya Perekonomian, Kesehatan, Pendidikan, Dan Sebagainya. Keringat Dan Darah Pendahulu Bangsa Telah Menjelma Menjadi Hamparan Permadani Perikehidupan Yang Nyaman Dalam Rengkuhan Kelambu Kemerdekaan.

      kalau Sekarang Bangsa Ini Punya Hampir Segala Yang Dibutuhkan, Seharusnya Kita  terinspirasi Bahwa Dengan Kondisi Embrio Bangsa Seabad Lalu Yang Berada Dalam Rundungan Kepapaan Pun, Kita Telah Mampu Menghasilkan Energi Yang Dahsyat Untuk Membawa Kepada Kejayaan. Apalagi Kini, Ketika Kita Jauh Lebih Siap, Tak Berkekurangan Dalam Sumber Daya Alam Dan Sumber Daya Manusia.

      saudari-saudara Sebangsa Dan Setanah-air,

      butir Kelima Dari Nawacita Kabinet Presiden Joko Widodo Dan Wakil Presiden Jusuf Kalla Berisi Visi Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan Dan Pelatihan. Pada Awal Tahun Ini, Visi Tersebut Mendapat Penekanan Lebih Melalui Amanat

      presiden Joko Widodo Yang Menyatakan Bahwa Pemerintah Akan Meningkatkan Pembangunan Sumber Daya Manusia (sdm) Pada Tahun 2019, Melanjutkan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Yang Menjadi Fokus Pada Tahun-tahun Sebelumnya. Melalui Pembangunan Manusia Yang Terampil Dan Terdidik, Pemerintah Ingin Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Dan Secara Simultan Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusianya.

      bayangkan Jika Kita Sepenuhnya Berhasil Membangun Sumber Daya Manusia Unggul Dari Seluruh Dari 260-an Juta Lebih Penduduk Negeri Ini. Bercermin Dari Keberhasilan Boedi Oetomo Menggalang Ide Nasionalisme Mulai Dengan Segelintir Orang Seabad Lalu, Maka Apa Jadinya Jika Seluruh Sumber Daya Manusia Unggul Kita Saat Ini Berhimpun Dalam Ide Nasionalisme Yang Sama, Dalam Cita-cita Untuk Kejayaan Bangsa Yang Sama?

      kekayaan Alam Merupakan Sumber Daya Yang Terbatas. Butuh Segudang Prasyarat Untuk Bisa Dieksploitasi, Dan Selalu Ada Limit Untuk Menggenjot Pemanfaatannya. Sedangkan Sumber Daya Manusia Kita Menyediakan Kapasitas Dan Kapabilitas Yang Sangat Luas Untuk Dikembangkan. Kebangkitan Sumber Daya Manusia Indonesia Secara Bersama-sama Dan Kompak, Tanpa Terdistraksi Oleh Godaan-godaan Yang Kontraproduktif, Akan Membawa Kepada Kejayaan Bangsa, Selain Secara Otomatis Bagi Individu-individunya Sendiri.

      oleh Sebab Itu Tema Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital Dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, Ini Harus Dimaknai Dengan Upaya-upaya Penyadaran Setiap Masyarakat Indonesia, Untuk Mengembangkan Diri Dan Merebut Setiap Peluang Untuk Meningkatkan Kapasitas Diri Yang Dibuka Oleh Berbagai Pihak, Baik Oleh

      pemerintah, Badan Usaha, Maupun Masyarakat Sendiri. Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Juga Harus Diletakkan Dalam Konteks Pemerataan Dalam Pengertian Kewilayahan, Agar Bangsa Ini Bangkit Secara Bersama-sama Dalam Kerangka Kebangsaan Indonesia.

      saudari-saudara Sebangsa Dan Setanah-air,

      bung Karno Juga Menggambarkan Persatuan Bangsa Seperti Layaknya Sapu Lidi. Jika Tidak Diikat, Maka Lidi Tersebut Akan Tercerai Berai, Tidak Berguna Dan Mudah Dipatahkan. Tetapi Jikalau Lidi-lidi Itu Digabungkan, Diikat Menjadi Sapu, Mana Ada Manusia Bisa Mematahkan Sapu Lidi Yang Sudah Terikat?

      gambaran Tersebut Aktual Sekali Pada Masa Sekarang Ini. Kita Merasakan Bahwa Ada Kekuatan-kekuatan Yang Berusaha Merenggangkan Ikatan Sapu Lidi Kita. Kita Disuguhi Hasutan-hasutan Yang Membuat Kita Bertikai Dan Tanpa Sadar Mengiris Ikatan Yang Sudah Puluhan Tahun Menyatukan Segala Perbedaan Tersebut.padahal Inilah Masa Yang Sangat Menentukan Bagi Kita. Inilah Era Yang Menuntut Kita Untuk Tidak Buang-buang Waktu Demi Mengejar Ketertinggalan Dengan Bangsa-bangsa Lain. Momentum Sekarang Ini Menuntut Kita Untuk Tidak Buang-buang Energi Untuk Bertikai Dan Lebih Fokus Pada Pendidikan Dan Pengembangan Manusia Indonesia.

      menurut Perhitungan Para Ahli, Sekitar Dua Tahun Lagi Kita Akan Memasuki Sebuah Era Keemasan Dalam Konsep Kependudukan, Yaitu Bonus Demografi. Bonus Demografi Menyuguhkan Potensi Keuntungan Bagi Bangsa Karena Proporsi Penduduk Usia Produktif Lebih Tinggi Dibanding Penduduk Usia Non-

      produktif. Menurut Perkiraan Badan Pusat Statistik, Rentang Masa Ini Akan Berpuncak Nanti Pada Tahun 2028 Sampai 2031, Yang Berarti Tinggal 10-

      13 Tahun Lagi. Pada Saat Itu Nanti, Angka Ketergantungan Penduduk Diperkirakan Mencapai Titik Terendah, Yaitu 46,9 Persen.

      proyeksi Keuntungan Bonus Demografi Itu Akan Tinggal Menjadi Proyeksi Jika Kita Tak Dapat Memaksimalkannya. Usia Produktif Hanya Akan Tinggal Menjadi Catatan Tentang Usia Daripada Catatan Tentang Produktivitas, Jika Mutu Sumber Daya Manusia Produktif Pada Tahun-tahun Puncak Bonus Demografi Tersebut Tidak Dapat Mengungkit Mesin Pertumbuhan Ekonomi.

      oleh Sebab Itu Bapak Presiden Joko Widodo Dalam Berbagai Kesempatan Selalu Mendorong Dunia Pendidikan, Bekerja Sama Dengan Industri Dan Bisnis, Untuk Mencari Terobosan-terobosan Baru Dalam Pendidikan Vokasi. Jurusan-jurusan Baru, Baik Di Tingkat Pendidikan Tinggi Maupun Juga Di Tingkat Menengah, Yang Berkaitan Dengan Keahlian Dan Ilmu Terapan, Harus Selalu Diciptakan Untuk Memasok Industri Akan Tenaga Terampil Yang Siap Kerja.

      saudari-saudara Sebangsa Dan Setanah-air,

      generasi Bonus Demografi Yang Kebetulan Juga Beririsan Dengan Generasi Millenial Kita Tersebut, Pada Saat Yang Sama, Juga Terpapar Oleh Massifnya Perkembangan Teknologi, Terutama Teknologi Digital. Digitalisasi Di Berbagai Bidang Ini Juga Membuka Jendela Peluang Dan Ancaman Yang Sama. Ia Akan Menjadi Ancaman Jika Hanya Pasif Menjadi Pengguna Dan Pasar, Namun Akan Menjadi Berkah Jika Kita Mampu Menaklukkannya Menjadi Pemain Yang Menentukan Lansekap Ekonomi Berbasis Digital Dunia.

      alhamdulillah, Kita Mencatat Bahwa Tak Sedikit Anak Muda Kreatif Yang Mampu Menaklukkan Gelombang Digitalisasi Dengan Cara Mencari Berkah Di Dalamnya. Internet, Media Sosial, Situs Web, Layanan Multimedia Aplikasi Ponsel, Mereka Jadikan Ladang Baru Buat Berkarya, Dan Pasar Yang Menjanjikan Bagi Kreativitas. Banyak Kreator Konten Dan Pengembang Aplikasi Indonesia Yang Mendunia, Mendapatkan Apresiasi Baik Material Maupun Non-material.

      oleh Sebab Itu, Mari Bersama-sama Kita Jauhkan Dunia Digital Dari Anasir-anasir Pemecah-belah Dan Konten-konten Negatif, Agar Anak-anak Kita Bebas Berkreasi, Bersilaturahmi, Berekspresi, Dan Mendapatkan Manfaat Darinya. Tidak Ada Satu Pihak Yang Tanggung Jawabnya Lebih Besar Daripada Yang Lain Untuk Hal Ini. Pepatah Aceh Mengatakan: Pikulan Satu Dipikul Berdua, Rapat-rapat Seperti Biji Timun Suri. Artinya Kira-kira: Kita Harus Menjaga Persatuan Dalam Memecahkan Masalah, Harus Berbagi Beban Yang Sama, Merapatkan Barisan, Jangan Sampai Terpecah-belah. Demikian Juga,

      dalam Konteks Menghadapi Digitalisasi Ini, Kita Semua Harus Dalam Irama Yang Serempak Dalam Memecahkan Masalah Dan Menghadapi Para Pencari Masalah.

      saudari-saudara Sebangsa Dan Setanah-air,

      dulu Kita Bisa, Dengan Keterbatasan Akses Pengetahuan Dan Informasi, Dengan Keterbatasan Teknologi Untuk Berkomunikasi, Berhimpun Dan Menyatukan Pikiran Untuk Memperjuangkan Kedaulatan Bangsa. Seharusnya Sekarang Kita Juga Bisa, Sepikul Berdua, Menjaga Dunia Yang Serbadigital Ini, Agar Menjadi Wadah Yang Kondusif Bagi Perkembangan Budi Pekerti, Yang Seimbang Dengan Pengetahuan Dan Keterampilan Generasi Penerus Kita.

      selamat Hari Kebangkitan Nasional Ke-110. Mari Maknai Peringatan Tahun Ini Di Lingkungan Kita Masing-masing, Sesuai Lingkup Tugas Kita Masing-

      masing, Untuk Semaksimal Mungkin Memfasilitasi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia, Terutama Generasi Muda, Yang Akan Membawa Kepada Kejayaan Bangsa Di Tahun-tahun Mendatang.

      terima Kasih. Bangkit Indonesia!

      wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

      .

      om Shanti Shanti Shanti Om.

    • Peresmian Ptsp Pengadilan Tinggi Bali Dan Pengadilan Negeri Se- Bali

      denpasar, 14 Mei 2018 Dilaksanakan Acara Peresmian Ptsp Pengadilan Tinggi Bali Dan Pengadilan Negeri Se- Bali Dan Penyerahan Hibah Dari Pemerintah Kabupaten Tabanan Kepada Pengadilan Negeri Tababan.

      ptsp Pengadilan Tinggi Bali Dan Pengadilan Negeri Se- Bali Diresmikan Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Bapak Dr. H. Herri Swantoro, S.h., M.h. Peresmian Ptsp (pelayanan Terpadu Satu Pintu) Ditandai Dengan Pemukulan Gong Dan Pemotongan Pita. Dalam Acara Ini Juga Dilaksanakan Penyerahan Hibah Dari Pemerintah Kabupaten Tabanan Kepada Pengadilan Negeri Tabanan Yang Disaksikan Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Ketua Pengadilan Tinggi Bali, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bali.

    • Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Se-jateng Oleh Bp. Dirjen Badan Peradilan Umum

      [klaten,11/05/2018] Jam 8:00 Wib Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Bp. Dr. Herri Swantoro, Sh.,mh Hadir Di Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia. Sebelumnya Rombongan Dari Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Dan Seluruh Ketua Pengadilan Negeri, Panitera, Dan Sekretaris Se-wilayah Jawa Tengah Telah Lebih Dahulu Hadir. Untuk Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Se-wilayah Jawa Tengah Pengadilan Negeri Klaten Telah Dengan Totalitas Luar Biasa Mempersiapkan Segala Sesuatunya. Juga Dibagikan Kepada Tamu Undangan Khususnya Ketua Pengadilan Negeri Se-wilayah Jawa Tengah Buku Profil Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia Yang Dapat Juga Di Download E-booknya Di http://pn-klaten.go.id/bukuprofilpnklaten.pdf atau Melalui Scan Qr Code Yang Tercantum Di Belakang Cover Buku Profil Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia.

                   Acara Peresmian Dimulai Jam 08:15 Wib Setelah Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Hadir Dalam Ruang Peresmian Maka Rangkaian Acarapun Dimulai. Acara Peresmian Dimulai Dengan Sambutan Kearifan Lokal Tari Gambyong Sebagai Tanda Dimulainya Acara. Acara Selanjutnya Adalah Pembukaan, Menyanyikan Lagu Kebangsaan "indonesia Raya" Dan Disambung Dengan Doa Yang Dibawakan Dari Pengadilan Agama Klaten. Laporan Ketua Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia Bp. Albertus Usada, Sh.,mh Mengawali Rangkaian Keresmian Pagi Ini. Dalam Laporan Ketua Pengadilan Negeri Klaten Ini Dilaporkan Bahwa Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Ini Terdiri Dari 36 Satuan Kerja Yaitu 1 Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Dan 35 Pengadilan Negeri Se-wilayah Hukum Jawa Tengah. Tidak Lupa Beliau Mengucapkan Terima Kasih Dan Penghargaan Yang Sebesar-besarnya Atas Kehadiran Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Bapak Ketua  Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Dan Seluruh Tamu Undangan Yang Hadir Pada Cara Pagi Hari Ini. Permohonan Maaf Juga Disampaikan Beliau Bahwa Pengadilan Negeri Klaten Hanya Mencetak 100 Exemplar Dan Dibagikan Kepada Tamu Undangan Khususnya 1 (satu) Exemplar Untuk 1 (satu) Pengadilan Negeri. Dikatakan Bahwa Buku Dapat Didownload Di Website Resmi Pengadilan Negeri Klaten Atau Scan Qr Code. Dalam Laporan Beliau Juga Dilaporkan Sekiranya Peresmian Dilaksanakan Tanggal 9 Mei 2018 Setelah Acara Sosialisasi Perma 3 Tahunu 2018 Tentang Administrasi Perkara Pengadilan Secara Elektronik, Namun Karena Suatu Hal Bapak Dirjen Badilum Harus Memenuhi Tugas Dari Ketua Mahkamah Agung Sehingga Beliau Tidak Dapat Hadir Pada Tanggal 9 Mei 2018, Namun Demikian Beliau Bapak Dirjen Badilum Tetap Berkenan Hadir Pada Hari Jumat, 11 Mei 2018 Untuk Meresmikan Acara Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Se-wilayah Hukum Jawa Tengah.

                     Berikutnya Adalah Sambutan Dari Bupati Klaten Yang Dalam Hal Ini Diwakil Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Drs. Jaka Sawaldi Menyampaikan Apresiasi Yang Sebesar-besarnya Atas Diresmikannya Pelayanan Ptsp Se-wilayah Jawa Tengah. Karena Dengan Adanya Pelayanan Terpadu Satu Pintu Di Pengadilan Negeri Klaten Telah Dirasakan Dampak Baiknya Bahwa Dalam Sample Yang Disampaikan Para Masyarakat Yang Meminta Layanan Surat Tidak Pernah Dipidana Dalam Jumlah Ratusan Dapat Dilayani Pengadilan Negeri Klaten Dengan Cepat Dan Pada Hari Yang Sama Serta Mudah. Hal Ini Diapresiasi Oleh Beliau Bupati Klaten Sehingga Persyaratan Adminitrasi Dapat Berjalan Lancar. Acara Dilanjutkan Dengan Sambutan Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bp. dr. Nommy Ht. Siahaan, Sh.,mh Beliau Menyampaikan Banyak Hal Khususnya Disampaikan Kepada Seluruh Ketua Pengadilan Negeri Se-wilayah Jawa Tengah Agar Sebagai Penanggung Jawab Ptsp Benar-benar Mengawasi Agar Pelayanan Terhadap Masyarakat Dapat Terwujud Dan Berjalan Dengan Baik, Karena Kalau Dalam Pelayanan Terhadap Masyarakat Itu Tidak Baik Maka Dapat Mencoreng Wajang Pengadilan Sebagai Pelayan Masyarakat. Beliau Menyampaikan Bagaimana Ptsp Ini Sebenarnya Telah Berjalan Pada 21 Pengadilan Negeri Di Wilayah Jawa Tengah Sebelum Adanya Sk Dirjen No. 77/dju/sk/hm02.3/2/2018 Tentang Pedoman Standar Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp).

                     Rangkaian Acarapun Sampai Dengan Sambutan Sekaligus Dilanjutkan Kata Peresmian Dari Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Bp. Dr. Herri Swantoro, Sh.,mh. Dimulai Dari Ramah Tamah Dan Ucapan Terima Kasih Dari Bapak Dirjen Badilum Kepada Para Tamu Undangan Yang Telah Hadir Pada Acara Pagi Hari Ini. Dalam Sambutan Beliau Disampaikan Bagaimana Beliau Terkesan Ketika Kunjungan Ke Pengadilan Negeri Klaten Bahwasanya Pengadilan Negeri Klaten Telah Mampu Menerjemahkan Apayang Menjadi Kemauan Publik, Apa Yang Menjadi Political Pemerintah Serta Visi Dari Beliau. Dan Ternyata Inilah Yang Menjadi Salah Satu Alasan Beliau Mau Meluangkan Waktu Hadir Di Acara Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Yang Dilaksanakan Di Pengadilan Negeri Klaten, Karena Embrio Ptsp Itu Ada Di Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia. Ptsp Memang Menjadi Langkah Strategis Dengan Diberlakukannya Uu Keterbukaan Informasi Maka Pelayanan Menjadi Hak Yang Harus Didapat Khususnya Para Pencari Keadilan. Terkait Perma Nomor 3 Tahun 2018 Beliau Menyampaikan Di Jawa Tengah Ini Hanya Tinggal 4 Pengadilan Dari 35 Pengadilan Yang Siap Untuk Melaksanakan E-court Berdasarkan Penilaian Dan Pantauan Kepatuhan, Kelengkapan Data Yang Disajikan Oleh Mis (monitorin Implementasi Sipp) Pengadilan Negeri Se Jawa Tengah Sudah Mencapai Nilai Diatas 600, Hanya Tinggal 4 Pengadilan Dan Nilainyapun Sudah Diatas 500 Lebih Sehingga Hanya Sedikit Lagi Maka Seluruh Pengadilan Negeri Di Jawa Tengah Mampu Untuk Melaksanakan Perma Nomor 3 Tahun 2018. Dengan Perma Nomor 3 Tahun 2018 Beliau Menyampaikan Bahwa Hal-hal Ribet Seperti Di Dalam Register Manual Dapat Digantikan Dengan Elektronik, Artinya Register Manual Yang Harus Ditulis Dengan Tangan Dapat Digantikan Dengan Mencetak Atau Print Dari Register Elektronik. Beliau Memohon Kepada Seluruh Ketua Pengadilan Negeri Yang Hadir Agar Memiliki Komitment Yang Kuat Dan Tanggung Jawab Yang Keras. Agar Diperhatikan Dalam Pelayanan Publik Dan Mengedepankan It Seperti Pelayanan Sidang Tepat Waktu. Beliau Mencontohkan Seperti Di Pengadilan Negeri Klaten Yang Telah Memiliki Aplikasi Persidangan, Bagaimana Pihak Melapor Sebelum Sidang Dan Dapat Update Informasi Persidangan Dari Smartphone Android, Dan Akhirnya Beliau Menyampaikan Penutupan Sekaligus Meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Di Jawa Tengah Dan Ditandai Dengan Pemukulan Gong Dan Pembukaan Selubung Peresmian.

                      Berikutnya Rangkaian Acara Dilanjutkan Dengan Uji Petik Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Kepada Petugas Ptsp Di Pengadilan Negeri Klaten, Mulai Dari Meja Informasi Bagian Perdata, Hukum, Umum Dan Meja Informasi Pidana. Tidak Berlangsung Lama Kurang Lebih 20 Menit Setelah Uji Petik Dilanjutkan Ramah Tamah Dan Santap Siap Dan Dilanjutkan Dengan Pamitan Bapak Dirjen Badilum, Maka Selesailah Rangkaian Acara Peresmian Ptsp Pengadilan Negeri Se-wilayah Jawa Tengah Pada Jam 11:00 Wib Sesuai Dengan Rundown Yang Telah Disusun.

      sumber

    • Kunjungan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Meninjau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp)di Pengadilan Negeri Semarang

      pada Kesempatan Tersebut Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. Herri Swantoro,  Memeriksa/memantau secara Langsung Operasionalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) di Pengadilan Negeri Semarang. Beliau Juga Memberikan Wejangan Dan Pengarahan Tentang Tata Laksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kepada Ketua Pengadilan Dan Panitera Beserta Dengan Jajaran Petugas Pelaksana.

      dalam Kunjungan Mendadak Tersebut Dirjen Badilum Didampingi Juga Dengan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dan Para Hakim Tinggi Dan Disambut Oleh Pimpinan Pengadilan Negeri beserta Seluruh Hakim Dan Para Pejabat Setruktural / Fungsional serta Para Karyawan/ti Pengadilan Negeri Semarang.

    • Kuliah Umum Magister Hukum Universitas Muria Kudus (umk) Hadirkan Dirjen Badilum Mahkamah Agung Ri

      untuk Mencapai Keadilan Dalam Persidangan, Dibutuhkan Seorang Hakim Yang Memiliki Integritas. Dengan Integritas Itulah, Maka Keadilan Menjadi Sesuatu Yang Tidak Mustahil Untuk Dicapai.

      demikian Disampaikan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (dirjen Badilum) Mahkamah Agung (ma) Republik Indonesia (ri), Dr. Herri Swantoro Sh. Mh. Dalam Paparannya Pada Kuliah Umum Yang Diselenggarakan Oleh Program Studi (prodi) Magister Hukum Universitas Muria Kudus (umk), Selasa (8/5/2018) Siang.

      keadilan Bisa Dicapai Dengan Hati Nurani, Kata Dr. Herri Swantoro Yang Pernah Menjabat Sebagai Kepala Pengadilan Negeri Di Berbagai Daerah Itu. Hakim Di Indonesia Memiliki Kemandirian Dalam Memutus Perkara, Ujarnya.

      dia Pun Menceritakan, Dalam Proses Persidangan Di Mana Dirinya Menjadi Ketua Majelis Hakim, Memilih Anggota Hakim Yang Baik. Saya Antara Lain Dalam Persidangan Memilih Anggota Hakim Yang Taat Beribadah. Hakim Yang Taat Beribadah, Moralnya Pasti Baik, Sehingga Dalam Memutus Perkara Persidangan Semata-mata Menegakkan Hukum, Paparnya.

      dr. Herri Swantoro Mengemukakan, Benar Bahwa Keadilan Hakiki Adalah Milik Allah Swt., Tuhan Yang Maha Kuasa. Namun Hakim Harus Melakukan Yang Terbaik Untuk Menegakkan Hukum, Paparnya Dalam Kuliah Umum Yang Dipandu Oleh Dr. Hidayatullah, Ketua Prodi Magister Hukum Umk.

      di Sela-sela Paparannya, Dirjen Badilum Kelahiran Kudus Ini Pun Memotivasi Lebih Dari 100 Mahasiswa Umk Baik Dari Program Sarjana (s1) Maupun Magister (s2) Yang Hadir, Agar Menjadi Intelektual Yang Mumpuni Dan Bermanfaat Ilmunya Bagi Masyarakat.

      sedang Rektor Umk, Dr. Suparnyo Sh. Ms. Sebelum Menutup Kuliah Umum Juga Mengharapkan Hal Senada. Tingkatkan Kemampuan Dan Keilmuan. Memang Sekarang Bisa Mencari Materi Apa Saja Di Google, Tetapi Itu Harus Ditopang Dengan Referensi-referensi Lain, Termasuk Jurnal-jurnal Ilmiah Terkini, Katanya.

    • Penyusunan Rka-kl Dipa 03 Tahun Anggaran 2019

      selasa, 08/05/2018. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Melaksanakan Kegiatan Penyusunan Rka-kl Dipa 03 Pagu Indikatif Ta. 2019 Di The Trans Resort Bali. Kegiatan Ini Berlangsung Selama 3 Hari Dari Tanggal 8 Mei Sampai Dengan Tanggal 10 Mei 2018. Kegiatan Ini Melibatkan Sekretaris Dan Operator Rka-kl Seluruh Pengadilan Tingkat Banding Di Indonesia. 

      acara Dibuka Oleh Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Bapak K. Arry Soelaksono, Se.,sh., M.hum. Dan Diawali Dengan Sambutan Yang Diberikan Oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bali, Bapak I Ketut Gede, Sh., Mh Sebagai Tuan Rumah Penyelenggaraan Acara.selain Melakukan Penyusunan Rka-kl Dipa 03 Acara Ini Juga Disi Dengan Penyampaian Evaluasi Pelaksanaan Sbk Tahun 2018 Oleh Narasumber Dari Badan Urusan Administrasi, Penyampaian Kebijakan Penganggaran/pagu Indikatif Ta 2019 Serta Petunjuk Teknis Penyusunan Sbk Pada Aplikasi Rka-kl 2019 Oleh Narasumber Dari Direktorat Jenderal Anggaran. Dengan Kegiatan Ini Diharapkan Para Peserta Selain Melakukan Penyusunan Rka-kl Dipa 03 Pagu Indikatif Ta. 2019 Juga Menambah Wawasan Tentang Sbk Serta Kebijakan Penganggaran Ta. 2019. (ib)

    • Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. H. Herri Swantoro, Sh, Mh Resmikan Ptsp Pengadilan Negeri Jakarta Timur

      kamis, 3/5/2018, Dirjen Badilum, Dr. H. Herri Swantoro, Sh, Mh Meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Di Pn Jakarta Timur. Peresmian Ini Dihadiri Oleh Ketua Pt Dki Jakarta, Dr. H. Muh. Daming Sunusi, Sh, Mhum., Hakim Tinggi Pengawas, Jajaran Forkompinda Jakarta Timur, Dan Yang Lain. Dirjen Badilum Merasa Sangat Puas Melihat Ptsp Pn Jakarta Timur, Khususnya Petugas Ptsp Pn Jakarta Timur Yang Sangat Menguasai Bidangnya.

      namun Demikian, Dirjen Badilum Berpesan Agar Ptsp Ini Dapat Dijalankan Dengan Baik Dan Berkesinambungan. Dirjen Badilum Mengatakan Dalam Amanatnya, Sesungguhnya Ptsp Adalah Suatu Komitmen Tentang Apa Yang Harus Dan Akan Dilakukan Di Pn Jakarta Timur Ini, Dimana Pelayanan Di Luar Ptsp Adalah Illegal. Janganlah Hari Ini Ptsp Diresmikan Penggunaannya, Tetapi Besok, Lusa Dan Seterusnya, Ptsp Menjadi Kendor. Namun Harus Selalu Dipertahankan Dan Ditingkatkan Kualitas Ptsp-nya, Ujar Dr. H. Herri Swantoro, Sh, Mh.

      sebelumnya Ketua Pn Jakarta Timur, H. Sumino, Sh, Mhum Menyatakan Dalam Sambutannya, Bahwa Ptsp Ini Akan Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Pencari Keadilan. Mudah-mudahan Dengan Ptsp Ini, Pelayanan Di Pn Jakarta Timur Semakin Baik Dan Berkualitas Sehingga Pencari Keadilan Puas, Kata H. Sumino, Sh, Mh.

      tak Kalah Penting Apa Yang Disampaikan Oleh Ketua Pt Dki Jakarta, Dr. H. Muh. Daming Sunusi, Sh, Mh, Dalam Sambutannya, Bahwa Ptsp Adalah Perwujudan Dari Apa Yang Ditegaskan Dalam Undang Kekuasaan Kehakiman Dimana Peradilan Dilakukan Dengan Sederhana Dan Biaya Ringan. Dengan Ptsp, Tunjukkanlah Ada Perubahan Itu, Dimana Pencari Keadilan Mendapat Pelayanan Yang Mudah, Transparan Dan Terukur, Kata Dr. H. Muh. Daminig Sunusi, Sh, Mhum.

      setelah Selesai Peresmian, Dilanjutkan Dengan Makan Siang Bersama. Dan Setelah Itu, Dirjen Badilum Memberikan Pembinaan Kepada Seluruh Warga Pn Jakarta Timur, Bertempat Di Ruang Utama, Terkait Integritas Yang Mutlak Dimiliki Setiap Aparatur Peradilan, Khususnya Aparatur Pn Jakarta Timur.

      sebelum Dirjen Badilum Meninggalkan Pn Jakarta Timur, Terlebih Dahulu Dilakukan Sesi Foto Bersama Dengan Pimpinan Dan Seluruh Warga Pn Jakarta Timur (bs).

    • Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) & E-panjar Pn Jakarta Selatan

      pada Tanggal 7 Mei 2018, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Meresmikan pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) & E-panjar Pn Jakarta Selatan. Acara Ini Dihadiri Oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum, Kpt Dki Jakarta, Panitera Pt Dki Jakarta Serta Kpn Se-dki Jakarta  

    • Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Pengadilan Negeri Jakarta Barat

      pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Pengadilan Negeri Jakarta Barat Diresmikan Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. H. Herri Swantoro, Pada Rabu, 02 Mei 2018 Dan Dihadiri ketua Pengadilan Tinggi Jakarta Dr. H. Daming Sunusi S.h, M. H, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat  H. Sumpeno, S.h, M.h,. serta Jajaran Pimpinan Peradilan Di Wilayah Hukum pengadilan Tinggi Jakarta .

    • Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banten

      pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Banten Diresmikan Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. H. Herri Swantoro, Pada Senin, 30 April 2018 Dan Dihadiri ketua Pengadilan Tinggi Banten Dr. Hj. Sri Sutatiek, S.h. serta Jajaran Pimpinan Peradilan Di Wilayah Hukum pengadilan Tinggi Banten.

    • Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Pengadilan Negeri Bandung Dan Pengadilan Tinggi Jawa Barat

      pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Pengadilan Negeri Bandung Dan Pengadilan Tinggi Jawa Barat Diresmikan Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. H. Herri Swantoro, Pada Jumat, 27 April 2018 Dan Dihadiri ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat H. Arwan Byrin, S.h. M.h., ketua Pengadilan Negeri Bandung, jupriyadi S.h., M.hum. Serta Jajaran Pimpinan Peradilan Di Wilayah Hukum pengadilan Tinggi Jawa Barat.

    • Launching Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Dan E-skum Pengadilan Tinggi Banda Aceh Dan Pengadilan Negeri Se-wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Banda Aceh

      [pt Aceh] Badan Peradilan Umum Yang Berada Di Propinsi Aceh Yang Terdiri Dari 19 (sembilan Belas) Pengadilan Tingkat Pertama Dan 1 (satu) Pengadilan Tingkat Banding Dalam Mewujudkan Visi Dan Misi Badan Peradilan, Pengadilan Tinggi Banda  Aceh Bersama-sama Dengan Pengadilan Tingkat Pertama Yang Ada Dibawahnya, Sebagaimana Telah Digariskan Dalam Blue Print Mahkamah Agung Telah Berkomitmen Untuk Merubah Pola Pikir (mindset) Kami, Jika Dulu Kami Sebagai Birokrat Selalu Berpikir Ingin Dihargai Dan Dilayani, Maka Sekarang Kami Ingin  menjadi Birokrat Yang  Melayani, Pelayanan Mana Dilakukan Dengan Prinsip 3 (tiga) S, Yaitu Senyum, Sapa,salam. Kehadiran Para Pencari Keadilan Kami Sambut Dengan Senyuman, Dan Selanjutnya Akan Kami Sampaikan Salam Dengan Mengucapkan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh, Dan Kemudian Disapa, Dengan Pertanyaan Apa Yang Dapat Kami Bantu, Dimana Pelayanan Akan Dilakukan Secara Ikhlas.

      komitmen Untuk Memberi Pelayanan Yang Cepat, Sederhana Dengan Biaya Ringan , Serta Transparan Dan Akuntabel, Terpola Dan Terukur  badan Peradilan Umum Yang Ada Di Aceh Telah Menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Yang Disingkat Dengan Istilah  Ptsp, Sebagai Wujud Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Pada Badan Peradilan Umum Di Aceh, Dalam Memberikan Pelayanan Yang Berkeadilan Bagi Pencari Keadilan, Dan Dengan Upaya Itu, Diharapkan Peradilan Umum Yang Ada Di Aceh Dapat Menjadi Pendorong Bagi Peradilan Lainnya Yang Ada Di Aceh Untuk Dapat Lebih Cepat Mewujudkan Visi Mahkamah Agung Yang Juga Merupakan Visi Badan Peradilan Di Indonesia Dalam Mewujudkan Badan Peradilan Indonesia Yang Agung.

      sambutan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Ri Yang Diwakili Oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Ri Bapak. dr. H. Haswandi, Sh, Se, M.hum.

      sambutan Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh h. Djumali, Sh

      penayangan Video Ptsp Pengadilan Negeri Se-provinsi Aceh

      sumber

    • Pemilihan Wakil Ketua Mahkamah Agung Ri Bidang Non Yudisial

      kamis, 26 April 2018, Bertempat Di Ruang Prof. Mr. Dr. Koesoemah Atmadja, Gedung Mahkamah Agung Ri Lantai 14, Pukul 09.00 Wib Diadakan pemilihan Wakil Ketua Mahkamah Agung Ri Bidang Non Yudisial.

      pada Pemilihan Putaran Pertama, Dr. H. Sunarto, S.h., M.hum. Mendapat 12 Suara Dan Dr. H. Andi Samsan Ngaro, S.h., M.h. Mendapat 9 Suara. Keduanya Ditetapkan Sebagai Pemilik Suara Terbanyak Pertama Dan Kedua, Sehingga Dilanjutkan Dengan Pemilihan Putaran Kedua. 

      pemilihan Putaran Kedua dr. H. Sunarto, S.h., M.hum. Mendapat 24 Suara Sedangkan Dr. H. Andi Samsan Ngaro, S.h., M.h. Mendapat 21 Suara. Pada Pukul 12.24 Wib dr. H. Sunarto, S.h., M.hum. Secara Sah Dipilih Menjadi Wakil Ketua Mahkamah Agung Ri Bidang Non Yudisial.

         

    • Sosialisasi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Administrasi Perkara Di Pengadilan Secara Elektronik

      jakarta/badilum.info - "perma Ini Berlaku Seketika Untuk Pengadilan Negeri Yang Berada Wilayah Jakarta Dan Surabaya" Begitulah Salah Satu Ucapan Yang Terlontar Dari Yang Mulia Ketua Kamar Perdata Bapak H. Soltoni Mohdally, Sh, Mh. Bukan Tanpa Sebab Beliau Mengatakan Hal Tersebut, Dikarenakan World Bank Pada Bulan Mei 2018 Direncanakan Akan Meninjau Langsung Ke Pengadilan Negeri Di Dua Tempat Tersebut Terkait Penerapan Administrasi Perkara Pengadilan Secara Elektronik Yang Erat Kaitannya Dengan Program Pemerintah Dalam Rangka Mendukung Kemudahan Berusaha (easy Of Doing Business).

      selain Menghadirkan Yang Mulia Ketua Kamar Perdata, Acara Sosialisasi Perma Nomor 3 Tahun 2018 Yang Digelar Oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Ini Juga Menghadirkan Bapak Aria Suyudi, Sh, Llm Dari Tim Pembaruan Mahkamah Agung Yang Memberikan Materi Tentang Penjelasan Teknis Perma Nomor 3 Tahun 2018. Acara Yang Akan Berlangsung Dari Tanggal 11 S.d. 13 April 2018 Ini Melibatkan 40 Peserta Yang Terdiri Dari Eselon Ii Ditjen Badilum, Ketua Pengadilan Tinggi, Hakim Tinggi, Panitera Pt, Ketua Pengadilan Negeri, Hakim Pengadilan Negeri, Panitera Pengadilan Negeri Dan Tim Development Sipp. Pada Kegiatan Ini Para Peserta Juga Akan Menyusun Petunjuk Pelaksanaan (juklak) Perma Nomor 3 Tahun 2018. (ab)

           
    • Sosialisasi Pencegahan Dan Pemberantasan Pelaksanaan Penyalahgunaan Narkoba

      rabu, 04 April 2018, Pukul 09.00 Wib S/d 12.00 Wib, Bertempat Di Lantai 12 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung Ri, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Bekerjsama Dengan Badan Narkotika Nasional Mengadakan Sosialisasi Pencegahan Dan Pemberantasan Pelaksanaan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika Di Lingkungan Pemerintah.

  • Berita Pengumuman Badan Peradilan Umum (Badilum)

    • Upacara Bendera Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018

      pada Hari Senin Tanggal 21 Mei 2018 Pukul 08.30 Wib, Mahkamah Agung Ri Melaksanakan Upacara bendera Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018. Bertindak Selaku Pembina Upacara Adalah Sekretaris Mahkamah Agung Ri Yang Dalam Kesempatan Ini Membacakan Sambutan Menteri Komunikasi Dan Informatika Ri Sebagai Berikut:

      assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

      selamat Pagi Dan Salam Sejahtera,

      om Swastiastu,

      namo Buddhaya,

      salam Kebajikan,

      saudari-saudara Peserta Upacara Yang Saya Hormati,

      ketika Rakyat Berinisiatif Untuk Berjuang Demi Meraih Kemerdekaan Dengan Membentuk Berbagai Perkumpulan, Lebih Dari Seabad Lalu, Kita Nyaris Tak Punya Apa-apa. Kita Hanya Memiliki Semangat Dalam Jiwa Dan Kesiapan Mempertaruhkan Nyawa. Namun Sejarah Kemudian Membuktikan Bahwa Semangat Dan Komitmen Itu Saja Telah Cukup, Asalkan Kita Bersatu Dalam Cita-cita Yang Sama: Kemerdekaan Bangsa.

      bersatu, Adalah Kata Kunci Ketika Kita Ingin Menggapai Cita-cita Yang Sangat Mulia Namun Pada Saat Yang Sama Tantangan Yang Mahakuat Menghadang Di Depan. Boedi Oetomo Memberi Contoh Bagaimana Dengan Berkumpul Dan Berorganisasi Tanpa Melihat Asal-muasal Primordial Akhirnya Bisa Mendorong Tumbuhnya Semangat Nasionalisme Yang Menjadi Bahan Bakar Utama Kemerdekaan.

      boedi Oetomo Menjadi Salah Satu Penanda Utama Bahwa Bangsa Indonesia Untuk Pertama Kali Menyadari Pentingnya Persatuan Dan Kesatuan. Presiden Pertama Dan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Soekarno, Pada Peringatan Hari  kebangkitan Nasional Tahun 1952 Mengatakan Bahwa: "pada Hari Itu Kita Mulai Memasuki Satu Cara Baru Untuk Melaksanakan Satu 'idee', Satu Naluri Pokok Daripada Bangsa Indonesia. Naluri Pokok Ingin Merdeka, Naluri Pokok Ingin Hidup Berharkat Sebagai Manusia Dan Sebagai Bangsa. Cara Baru Itu Ialah Cara Mengejar Sesuatu Maksud Dengan Alat Organisasi Politik, Cara Berjuang Dengan Perserikatan Dan Perhimpunan Politik, Cara Berjuang Dengan Tenaga Persatuan.

      para Pendahulu Yang Berkumpul Dalam Organisasi-organisasi Seperti Boedi Oetamo Itu Memberikan Yang Terbaik Bagi Terbentuknya Bangsa Melalui Organisasi. Bukan Pertama-tama Dengan Memberikan Harta Atau Senjata, Melainkan Dengan Komitmen Sepenuh Jiwa Raga. Dengan Segala Keterbatasan Sarana Dan Prasarana Saat Itu, Mereka Terus Menghidup-hidupi Api Nasionalisme Dalam Diri Masing-masing.

      seratus Sepuluh Tahun Kemudian Bangsa Ini Telah Tumbuh Menjadi Bangsa Yang Besar Dan Maju, Sejajar Dengan Bangsa-bangsa Lain. Meski Belum Sepenuhnya Sempurna, Rakyatnya Telah Menikmati Hasil Perjuangan Para Pahlawannya Berupa Meningkatnya Perekonomian, Kesehatan, Pendidikan, Dan Sebagainya. Keringat Dan Darah Pendahulu Bangsa Telah Menjelma Menjadi Hamparan Permadani Perikehidupan Yang Nyaman Dalam Rengkuhan Kelambu Kemerdekaan.

      kalau Sekarang Bangsa Ini Punya Hampir Segala Yang Dibutuhkan, Seharusnya Kita  terinspirasi Bahwa Dengan Kondisi Embrio Bangsa Seabad Lalu Yang Berada Dalam Rundungan Kepapaan Pun, Kita Telah Mampu Menghasilkan Energi Yang Dahsyat Untuk Membawa Kepada Kejayaan. Apalagi Kini, Ketika Kita Jauh Lebih Siap, Tak Berkekurangan Dalam Sumber Daya Alam Dan Sumber Daya Manusia.

      saudari-saudara Sebangsa Dan Setanah-air,

      butir Kelima Dari Nawacita Kabinet Presiden Joko Widodo Dan Wakil Presiden Jusuf Kalla Berisi Visi Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan Dan Pelatihan. Pada Awal Tahun Ini, Visi Tersebut Mendapat Penekanan Lebih Melalui Amanat

      presiden Joko Widodo Yang Menyatakan Bahwa Pemerintah Akan Meningkatkan Pembangunan Sumber Daya Manusia (sdm) Pada Tahun 2019, Melanjutkan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Yang Menjadi Fokus Pada Tahun-tahun Sebelumnya. Melalui Pembangunan Manusia Yang Terampil Dan Terdidik, Pemerintah Ingin Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Dan Secara Simultan Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusianya.

      bayangkan Jika Kita Sepenuhnya Berhasil Membangun Sumber Daya Manusia Unggul Dari Seluruh Dari 260-an Juta Lebih Penduduk Negeri Ini. Bercermin Dari Keberhasilan Boedi Oetomo Menggalang Ide Nasionalisme Mulai Dengan Segelintir Orang Seabad Lalu, Maka Apa Jadinya Jika Seluruh Sumber Daya Manusia Unggul Kita Saat Ini Berhimpun Dalam Ide Nasionalisme Yang Sama, Dalam Cita-cita Untuk Kejayaan Bangsa Yang Sama?

      kekayaan Alam Merupakan Sumber Daya Yang Terbatas. Butuh Segudang Prasyarat Untuk Bisa Dieksploitasi, Dan Selalu Ada Limit Untuk Menggenjot Pemanfaatannya. Sedangkan Sumber Daya Manusia Kita Menyediakan Kapasitas Dan Kapabilitas Yang Sangat Luas Untuk Dikembangkan. Kebangkitan Sumber Daya Manusia Indonesia Secara Bersama-sama Dan Kompak, Tanpa Terdistraksi Oleh Godaan-godaan Yang Kontraproduktif, Akan Membawa Kepada Kejayaan Bangsa, Selain Secara Otomatis Bagi Individu-individunya Sendiri.

      oleh Sebab Itu Tema Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital Dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, Ini Harus Dimaknai Dengan Upaya-upaya Penyadaran Setiap Masyarakat Indonesia, Untuk Mengembangkan Diri Dan Merebut Setiap Peluang Untuk Meningkatkan Kapasitas Diri Yang Dibuka Oleh Berbagai Pihak, Baik Oleh

      pemerintah, Badan Usaha, Maupun Masyarakat Sendiri. Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Juga Harus Diletakkan Dalam Konteks Pemerataan Dalam Pengertian Kewilayahan, Agar Bangsa Ini Bangkit Secara Bersama-sama Dalam Kerangka Kebangsaan Indonesia.

      saudari-saudara Sebangsa Dan Setanah-air,

      bung Karno Juga Menggambarkan Persatuan Bangsa Seperti Layaknya Sapu Lidi. Jika Tidak Diikat, Maka Lidi Tersebut Akan Tercerai Berai, Tidak Berguna Dan Mudah Dipatahkan. Tetapi Jikalau Lidi-lidi Itu Digabungkan, Diikat Menjadi Sapu, Mana Ada Manusia Bisa Mematahkan Sapu Lidi Yang Sudah Terikat?

      gambaran Tersebut Aktual Sekali Pada Masa Sekarang Ini. Kita Merasakan Bahwa Ada Kekuatan-kekuatan Yang Berusaha Merenggangkan Ikatan Sapu Lidi Kita. Kita Disuguhi Hasutan-hasutan Yang Membuat Kita Bertikai Dan Tanpa Sadar Mengiris Ikatan Yang Sudah Puluhan Tahun Menyatukan Segala Perbedaan Tersebut.padahal Inilah Masa Yang Sangat Menentukan Bagi Kita. Inilah Era Yang Menuntut Kita Untuk Tidak Buang-buang Waktu Demi Mengejar Ketertinggalan Dengan Bangsa-bangsa Lain. Momentum Sekarang Ini Menuntut Kita Untuk Tidak Buang-buang Energi Untuk Bertikai Dan Lebih Fokus Pada Pendidikan Dan Pengembangan Manusia Indonesia.

      menurut Perhitungan Para Ahli, Sekitar Dua Tahun Lagi Kita Akan Memasuki Sebuah Era Keemasan Dalam Konsep Kependudukan, Yaitu Bonus Demografi. Bonus Demografi Menyuguhkan Potensi Keuntungan Bagi Bangsa Karena Proporsi Penduduk Usia Produktif Lebih Tinggi Dibanding Penduduk Usia Non-

      produktif. Menurut Perkiraan Badan Pusat Statistik, Rentang Masa Ini Akan Berpuncak Nanti Pada Tahun 2028 Sampai 2031, Yang Berarti Tinggal 10-

      13 Tahun Lagi. Pada Saat Itu Nanti, Angka Ketergantungan Penduduk Diperkirakan Mencapai Titik Terendah, Yaitu 46,9 Persen.

      proyeksi Keuntungan Bonus Demografi Itu Akan Tinggal Menjadi Proyeksi Jika Kita Tak Dapat Memaksimalkannya. Usia Produktif Hanya Akan Tinggal Menjadi Catatan Tentang Usia Daripada Catatan Tentang Produktivitas, Jika Mutu Sumber Daya Manusia Produktif Pada Tahun-tahun Puncak Bonus Demografi Tersebut Tidak Dapat Mengungkit Mesin Pertumbuhan Ekonomi.

      oleh Sebab Itu Bapak Presiden Joko Widodo Dalam Berbagai Kesempatan Selalu Mendorong Dunia Pendidikan, Bekerja Sama Dengan Industri Dan Bisnis, Untuk Mencari Terobosan-terobosan Baru Dalam Pendidikan Vokasi. Jurusan-jurusan Baru, Baik Di Tingkat Pendidikan Tinggi Maupun Juga Di Tingkat Menengah, Yang Berkaitan Dengan Keahlian Dan Ilmu Terapan, Harus Selalu Diciptakan Untuk Memasok Industri Akan Tenaga Terampil Yang Siap Kerja.

      saudari-saudara Sebangsa Dan Setanah-air,

      generasi Bonus Demografi Yang Kebetulan Juga Beririsan Dengan Generasi Millenial Kita Tersebut, Pada Saat Yang Sama, Juga Terpapar Oleh Massifnya Perkembangan Teknologi, Terutama Teknologi Digital. Digitalisasi Di Berbagai Bidang Ini Juga Membuka Jendela Peluang Dan Ancaman Yang Sama. Ia Akan Menjadi Ancaman Jika Hanya Pasif Menjadi Pengguna Dan Pasar, Namun Akan Menjadi Berkah Jika Kita Mampu Menaklukkannya Menjadi Pemain Yang Menentukan Lansekap Ekonomi Berbasis Digital Dunia.

      alhamdulillah, Kita Mencatat Bahwa Tak Sedikit Anak Muda Kreatif Yang Mampu Menaklukkan Gelombang Digitalisasi Dengan Cara Mencari Berkah Di Dalamnya. Internet, Media Sosial, Situs Web, Layanan Multimedia Aplikasi Ponsel, Mereka Jadikan Ladang Baru Buat Berkarya, Dan Pasar Yang Menjanjikan Bagi Kreativitas. Banyak Kreator Konten Dan Pengembang Aplikasi Indonesia Yang Mendunia, Mendapatkan Apresiasi Baik Material Maupun Non-material.

      oleh Sebab Itu, Mari Bersama-sama Kita Jauhkan Dunia Digital Dari Anasir-anasir Pemecah-belah Dan Konten-konten Negatif, Agar Anak-anak Kita Bebas Berkreasi, Bersilaturahmi, Berekspresi, Dan Mendapatkan Manfaat Darinya. Tidak Ada Satu Pihak Yang Tanggung Jawabnya Lebih Besar Daripada Yang Lain Untuk Hal Ini. Pepatah Aceh Mengatakan: Pikulan Satu Dipikul Berdua, Rapat-rapat Seperti Biji Timun Suri. Artinya Kira-kira: Kita Harus Menjaga Persatuan Dalam Memecahkan Masalah, Harus Berbagi Beban Yang Sama, Merapatkan Barisan, Jangan Sampai Terpecah-belah. Demikian Juga,

      dalam Konteks Menghadapi Digitalisasi Ini, Kita Semua Harus Dalam Irama Yang Serempak Dalam Memecahkan Masalah Dan Menghadapi Para Pencari Masalah.

      saudari-saudara Sebangsa Dan Setanah-air,

      dulu Kita Bisa, Dengan Keterbatasan Akses Pengetahuan Dan Informasi, Dengan Keterbatasan Teknologi Untuk Berkomunikasi, Berhimpun Dan Menyatukan Pikiran Untuk Memperjuangkan Kedaulatan Bangsa. Seharusnya Sekarang Kita Juga Bisa, Sepikul Berdua, Menjaga Dunia Yang Serbadigital Ini, Agar Menjadi Wadah Yang Kondusif Bagi Perkembangan Budi Pekerti, Yang Seimbang Dengan Pengetahuan Dan Keterampilan Generasi Penerus Kita.

      selamat Hari Kebangkitan Nasional Ke-110. Mari Maknai Peringatan Tahun Ini Di Lingkungan Kita Masing-masing, Sesuai Lingkup Tugas Kita Masing-

      masing, Untuk Semaksimal Mungkin Memfasilitasi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia, Terutama Generasi Muda, Yang Akan Membawa Kepada Kejayaan Bangsa Di Tahun-tahun Mendatang.

      terima Kasih. Bangkit Indonesia!

      wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

      .

      om Shanti Shanti Shanti Om.

    • Peresmian Ptsp Pengadilan Tinggi Bali Dan Pengadilan Negeri Se- Bali

      denpasar, 14 Mei 2018 Dilaksanakan Acara Peresmian Ptsp Pengadilan Tinggi Bali Dan Pengadilan Negeri Se- Bali Dan Penyerahan Hibah Dari Pemerintah Kabupaten Tabanan Kepada Pengadilan Negeri Tababan.

      ptsp Pengadilan Tinggi Bali Dan Pengadilan Negeri Se- Bali Diresmikan Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Bapak Dr. H. Herri Swantoro, S.h., M.h. Peresmian Ptsp (pelayanan Terpadu Satu Pintu) Ditandai Dengan Pemukulan Gong Dan Pemotongan Pita. Dalam Acara Ini Juga Dilaksanakan Penyerahan Hibah Dari Pemerintah Kabupaten Tabanan Kepada Pengadilan Negeri Tabanan Yang Disaksikan Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Ketua Pengadilan Tinggi Bali, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bali.

    • Evaluasi Implementasi Sipp

      https://badilum.mahkamahagung.go.id/evaluasisipp.html

      lampiran
      filedescriptionfile Sizedownloads
      rilis_evaluasi_implementasi_sipp 257 Kb2499
    • Pengumuman Kelulusan Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Phi Tahun 2018

      lampiran
      filedescriptionfile Sizedownloads
      pengumuman Kelulusan Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Phi 2018.pdf 836 Kb1139
    • Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Se-jateng Oleh Bp. Dirjen Badan Peradilan Umum

      [klaten,11/05/2018] Jam 8:00 Wib Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Bp. Dr. Herri Swantoro, Sh.,mh Hadir Di Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia. Sebelumnya Rombongan Dari Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Dan Seluruh Ketua Pengadilan Negeri, Panitera, Dan Sekretaris Se-wilayah Jawa Tengah Telah Lebih Dahulu Hadir. Untuk Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Se-wilayah Jawa Tengah Pengadilan Negeri Klaten Telah Dengan Totalitas Luar Biasa Mempersiapkan Segala Sesuatunya. Juga Dibagikan Kepada Tamu Undangan Khususnya Ketua Pengadilan Negeri Se-wilayah Jawa Tengah Buku Profil Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia Yang Dapat Juga Di Download E-booknya Di http://pn-klaten.go.id/bukuprofilpnklaten.pdf atau Melalui Scan Qr Code Yang Tercantum Di Belakang Cover Buku Profil Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia.

                   Acara Peresmian Dimulai Jam 08:15 Wib Setelah Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Hadir Dalam Ruang Peresmian Maka Rangkaian Acarapun Dimulai. Acara Peresmian Dimulai Dengan Sambutan Kearifan Lokal Tari Gambyong Sebagai Tanda Dimulainya Acara. Acara Selanjutnya Adalah Pembukaan, Menyanyikan Lagu Kebangsaan "indonesia Raya" Dan Disambung Dengan Doa Yang Dibawakan Dari Pengadilan Agama Klaten. Laporan Ketua Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia Bp. Albertus Usada, Sh.,mh Mengawali Rangkaian Keresmian Pagi Ini. Dalam Laporan Ketua Pengadilan Negeri Klaten Ini Dilaporkan Bahwa Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Ini Terdiri Dari 36 Satuan Kerja Yaitu 1 Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Dan 35 Pengadilan Negeri Se-wilayah Hukum Jawa Tengah. Tidak Lupa Beliau Mengucapkan Terima Kasih Dan Penghargaan Yang Sebesar-besarnya Atas Kehadiran Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Bapak Ketua  Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Dan Seluruh Tamu Undangan Yang Hadir Pada Cara Pagi Hari Ini. Permohonan Maaf Juga Disampaikan Beliau Bahwa Pengadilan Negeri Klaten Hanya Mencetak 100 Exemplar Dan Dibagikan Kepada Tamu Undangan Khususnya 1 (satu) Exemplar Untuk 1 (satu) Pengadilan Negeri. Dikatakan Bahwa Buku Dapat Didownload Di Website Resmi Pengadilan Negeri Klaten Atau Scan Qr Code. Dalam Laporan Beliau Juga Dilaporkan Sekiranya Peresmian Dilaksanakan Tanggal 9 Mei 2018 Setelah Acara Sosialisasi Perma 3 Tahunu 2018 Tentang Administrasi Perkara Pengadilan Secara Elektronik, Namun Karena Suatu Hal Bapak Dirjen Badilum Harus Memenuhi Tugas Dari Ketua Mahkamah Agung Sehingga Beliau Tidak Dapat Hadir Pada Tanggal 9 Mei 2018, Namun Demikian Beliau Bapak Dirjen Badilum Tetap Berkenan Hadir Pada Hari Jumat, 11 Mei 2018 Untuk Meresmikan Acara Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Se-wilayah Hukum Jawa Tengah.

                     Berikutnya Adalah Sambutan Dari Bupati Klaten Yang Dalam Hal Ini Diwakil Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Drs. Jaka Sawaldi Menyampaikan Apresiasi Yang Sebesar-besarnya Atas Diresmikannya Pelayanan Ptsp Se-wilayah Jawa Tengah. Karena Dengan Adanya Pelayanan Terpadu Satu Pintu Di Pengadilan Negeri Klaten Telah Dirasakan Dampak Baiknya Bahwa Dalam Sample Yang Disampaikan Para Masyarakat Yang Meminta Layanan Surat Tidak Pernah Dipidana Dalam Jumlah Ratusan Dapat Dilayani Pengadilan Negeri Klaten Dengan Cepat Dan Pada Hari Yang Sama Serta Mudah. Hal Ini Diapresiasi Oleh Beliau Bupati Klaten Sehingga Persyaratan Adminitrasi Dapat Berjalan Lancar. Acara Dilanjutkan Dengan Sambutan Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bp. dr. Nommy Ht. Siahaan, Sh.,mh Beliau Menyampaikan Banyak Hal Khususnya Disampaikan Kepada Seluruh Ketua Pengadilan Negeri Se-wilayah Jawa Tengah Agar Sebagai Penanggung Jawab Ptsp Benar-benar Mengawasi Agar Pelayanan Terhadap Masyarakat Dapat Terwujud Dan Berjalan Dengan Baik, Karena Kalau Dalam Pelayanan Terhadap Masyarakat Itu Tidak Baik Maka Dapat Mencoreng Wajang Pengadilan Sebagai Pelayan Masyarakat. Beliau Menyampaikan Bagaimana Ptsp Ini Sebenarnya Telah Berjalan Pada 21 Pengadilan Negeri Di Wilayah Jawa Tengah Sebelum Adanya Sk Dirjen No. 77/dju/sk/hm02.3/2/2018 Tentang Pedoman Standar Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp).

                     Rangkaian Acarapun Sampai Dengan Sambutan Sekaligus Dilanjutkan Kata Peresmian Dari Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Bp. Dr. Herri Swantoro, Sh.,mh. Dimulai Dari Ramah Tamah Dan Ucapan Terima Kasih Dari Bapak Dirjen Badilum Kepada Para Tamu Undangan Yang Telah Hadir Pada Acara Pagi Hari Ini. Dalam Sambutan Beliau Disampaikan Bagaimana Beliau Terkesan Ketika Kunjungan Ke Pengadilan Negeri Klaten Bahwasanya Pengadilan Negeri Klaten Telah Mampu Menerjemahkan Apayang Menjadi Kemauan Publik, Apa Yang Menjadi Political Pemerintah Serta Visi Dari Beliau. Dan Ternyata Inilah Yang Menjadi Salah Satu Alasan Beliau Mau Meluangkan Waktu Hadir Di Acara Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Yang Dilaksanakan Di Pengadilan Negeri Klaten, Karena Embrio Ptsp Itu Ada Di Pengadilan Negeri Klaten Kelas Ia. Ptsp Memang Menjadi Langkah Strategis Dengan Diberlakukannya Uu Keterbukaan Informasi Maka Pelayanan Menjadi Hak Yang Harus Didapat Khususnya Para Pencari Keadilan. Terkait Perma Nomor 3 Tahun 2018 Beliau Menyampaikan Di Jawa Tengah Ini Hanya Tinggal 4 Pengadilan Dari 35 Pengadilan Yang Siap Untuk Melaksanakan E-court Berdasarkan Penilaian Dan Pantauan Kepatuhan, Kelengkapan Data Yang Disajikan Oleh Mis (monitorin Implementasi Sipp) Pengadilan Negeri Se Jawa Tengah Sudah Mencapai Nilai Diatas 600, Hanya Tinggal 4 Pengadilan Dan Nilainyapun Sudah Diatas 500 Lebih Sehingga Hanya Sedikit Lagi Maka Seluruh Pengadilan Negeri Di Jawa Tengah Mampu Untuk Melaksanakan Perma Nomor 3 Tahun 2018. Dengan Perma Nomor 3 Tahun 2018 Beliau Menyampaikan Bahwa Hal-hal Ribet Seperti Di Dalam Register Manual Dapat Digantikan Dengan Elektronik, Artinya Register Manual Yang Harus Ditulis Dengan Tangan Dapat Digantikan Dengan Mencetak Atau Print Dari Register Elektronik. Beliau Memohon Kepada Seluruh Ketua Pengadilan Negeri Yang Hadir Agar Memiliki Komitment Yang Kuat Dan Tanggung Jawab Yang Keras. Agar Diperhatikan Dalam Pelayanan Publik Dan Mengedepankan It Seperti Pelayanan Sidang Tepat Waktu. Beliau Mencontohkan Seperti Di Pengadilan Negeri Klaten Yang Telah Memiliki Aplikasi Persidangan, Bagaimana Pihak Melapor Sebelum Sidang Dan Dapat Update Informasi Persidangan Dari Smartphone Android, Dan Akhirnya Beliau Menyampaikan Penutupan Sekaligus Meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Di Jawa Tengah Dan Ditandai Dengan Pemukulan Gong Dan Pembukaan Selubung Peresmian.

                      Berikutnya Rangkaian Acara Dilanjutkan Dengan Uji Petik Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Kepada Petugas Ptsp Di Pengadilan Negeri Klaten, Mulai Dari Meja Informasi Bagian Perdata, Hukum, Umum Dan Meja Informasi Pidana. Tidak Berlangsung Lama Kurang Lebih 20 Menit Setelah Uji Petik Dilanjutkan Ramah Tamah Dan Santap Siap Dan Dilanjutkan Dengan Pamitan Bapak Dirjen Badilum, Maka Selesailah Rangkaian Acara Peresmian Ptsp Pengadilan Negeri Se-wilayah Jawa Tengah Pada Jam 11:00 Wib Sesuai Dengan Rundown Yang Telah Disusun.

      sumber

    • Kuliah Umum Magister Hukum Universitas Muria Kudus (umk) Hadirkan Dirjen Badilum Mahkamah Agung Ri

      untuk Mencapai Keadilan Dalam Persidangan, Dibutuhkan Seorang Hakim Yang Memiliki Integritas. Dengan Integritas Itulah, Maka Keadilan Menjadi Sesuatu Yang Tidak Mustahil Untuk Dicapai.

      demikian Disampaikan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (dirjen Badilum) Mahkamah Agung (ma) Republik Indonesia (ri), Dr. Herri Swantoro Sh. Mh. Dalam Paparannya Pada Kuliah Umum Yang Diselenggarakan Oleh Program Studi (prodi) Magister Hukum Universitas Muria Kudus (umk), Selasa (8/5/2018) Siang.

      keadilan Bisa Dicapai Dengan Hati Nurani, Kata Dr. Herri Swantoro Yang Pernah Menjabat Sebagai Kepala Pengadilan Negeri Di Berbagai Daerah Itu. Hakim Di Indonesia Memiliki Kemandirian Dalam Memutus Perkara, Ujarnya.

      dia Pun Menceritakan, Dalam Proses Persidangan Di Mana Dirinya Menjadi Ketua Majelis Hakim, Memilih Anggota Hakim Yang Baik. Saya Antara Lain Dalam Persidangan Memilih Anggota Hakim Yang Taat Beribadah. Hakim Yang Taat Beribadah, Moralnya Pasti Baik, Sehingga Dalam Memutus Perkara Persidangan Semata-mata Menegakkan Hukum, Paparnya.

      dr. Herri Swantoro Mengemukakan, Benar Bahwa Keadilan Hakiki Adalah Milik Allah Swt., Tuhan Yang Maha Kuasa. Namun Hakim Harus Melakukan Yang Terbaik Untuk Menegakkan Hukum, Paparnya Dalam Kuliah Umum Yang Dipandu Oleh Dr. Hidayatullah, Ketua Prodi Magister Hukum Umk.

      di Sela-sela Paparannya, Dirjen Badilum Kelahiran Kudus Ini Pun Memotivasi Lebih Dari 100 Mahasiswa Umk Baik Dari Program Sarjana (s1) Maupun Magister (s2) Yang Hadir, Agar Menjadi Intelektual Yang Mumpuni Dan Bermanfaat Ilmunya Bagi Masyarakat.

      sedang Rektor Umk, Dr. Suparnyo Sh. Ms. Sebelum Menutup Kuliah Umum Juga Mengharapkan Hal Senada. Tingkatkan Kemampuan Dan Keilmuan. Memang Sekarang Bisa Mencari Materi Apa Saja Di Google, Tetapi Itu Harus Ditopang Dengan Referensi-referensi Lain, Termasuk Jurnal-jurnal Ilmiah Terkini, Katanya.

    • Kunjungan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Meninjau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp)di Pengadilan Negeri Semarang

      pada Kesempatan Tersebut Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. Herri Swantoro,  Memeriksa/memantau secara Langsung Operasionalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) di Pengadilan Negeri Semarang. Beliau Juga Memberikan Wejangan Dan Pengarahan Tentang Tata Laksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kepada Ketua Pengadilan Dan Panitera Beserta Dengan Jajaran Petugas Pelaksana.

      dalam Kunjungan Mendadak Tersebut Dirjen Badilum Didampingi Juga Dengan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dan Para Hakim Tinggi Dan Disambut Oleh Pimpinan Pengadilan Negeri beserta Seluruh Hakim Dan Para Pejabat Setruktural / Fungsional serta Para Karyawan/ti Pengadilan Negeri Semarang.

    • Penyusunan Rka-kl Dipa 03 Tahun Anggaran 2019

      selasa, 08/05/2018. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Melaksanakan Kegiatan Penyusunan Rka-kl Dipa 03 Pagu Indikatif Ta. 2019 Di The Trans Resort Bali. Kegiatan Ini Berlangsung Selama 3 Hari Dari Tanggal 8 Mei Sampai Dengan Tanggal 10 Mei 2018. Kegiatan Ini Melibatkan Sekretaris Dan Operator Rka-kl Seluruh Pengadilan Tingkat Banding Di Indonesia. 

      acara Dibuka Oleh Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Bapak K. Arry Soelaksono, Se.,sh., M.hum. Dan Diawali Dengan Sambutan Yang Diberikan Oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bali, Bapak I Ketut Gede, Sh., Mh Sebagai Tuan Rumah Penyelenggaraan Acara.selain Melakukan Penyusunan Rka-kl Dipa 03 Acara Ini Juga Disi Dengan Penyampaian Evaluasi Pelaksanaan Sbk Tahun 2018 Oleh Narasumber Dari Badan Urusan Administrasi, Penyampaian Kebijakan Penganggaran/pagu Indikatif Ta 2019 Serta Petunjuk Teknis Penyusunan Sbk Pada Aplikasi Rka-kl 2019 Oleh Narasumber Dari Direktorat Jenderal Anggaran. Dengan Kegiatan Ini Diharapkan Para Peserta Selain Melakukan Penyusunan Rka-kl Dipa 03 Pagu Indikatif Ta. 2019 Juga Menambah Wawasan Tentang Sbk Serta Kebijakan Penganggaran Ta. 2019. (ib)

    • Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. H. Herri Swantoro, Sh, Mh Resmikan Ptsp Pengadilan Negeri Jakarta Timur

      kamis, 3/5/2018, Dirjen Badilum, Dr. H. Herri Swantoro, Sh, Mh Meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Di Pn Jakarta Timur. Peresmian Ini Dihadiri Oleh Ketua Pt Dki Jakarta, Dr. H. Muh. Daming Sunusi, Sh, Mhum., Hakim Tinggi Pengawas, Jajaran Forkompinda Jakarta Timur, Dan Yang Lain. Dirjen Badilum Merasa Sangat Puas Melihat Ptsp Pn Jakarta Timur, Khususnya Petugas Ptsp Pn Jakarta Timur Yang Sangat Menguasai Bidangnya.

      namun Demikian, Dirjen Badilum Berpesan Agar Ptsp Ini Dapat Dijalankan Dengan Baik Dan Berkesinambungan. Dirjen Badilum Mengatakan Dalam Amanatnya, Sesungguhnya Ptsp Adalah Suatu Komitmen Tentang Apa Yang Harus Dan Akan Dilakukan Di Pn Jakarta Timur Ini, Dimana Pelayanan Di Luar Ptsp Adalah Illegal. Janganlah Hari Ini Ptsp Diresmikan Penggunaannya, Tetapi Besok, Lusa Dan Seterusnya, Ptsp Menjadi Kendor. Namun Harus Selalu Dipertahankan Dan Ditingkatkan Kualitas Ptsp-nya, Ujar Dr. H. Herri Swantoro, Sh, Mh.

      sebelumnya Ketua Pn Jakarta Timur, H. Sumino, Sh, Mhum Menyatakan Dalam Sambutannya, Bahwa Ptsp Ini Akan Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Pencari Keadilan. Mudah-mudahan Dengan Ptsp Ini, Pelayanan Di Pn Jakarta Timur Semakin Baik Dan Berkualitas Sehingga Pencari Keadilan Puas, Kata H. Sumino, Sh, Mh.

      tak Kalah Penting Apa Yang Disampaikan Oleh Ketua Pt Dki Jakarta, Dr. H. Muh. Daming Sunusi, Sh, Mh, Dalam Sambutannya, Bahwa Ptsp Adalah Perwujudan Dari Apa Yang Ditegaskan Dalam Undang Kekuasaan Kehakiman Dimana Peradilan Dilakukan Dengan Sederhana Dan Biaya Ringan. Dengan Ptsp, Tunjukkanlah Ada Perubahan Itu, Dimana Pencari Keadilan Mendapat Pelayanan Yang Mudah, Transparan Dan Terukur, Kata Dr. H. Muh. Daminig Sunusi, Sh, Mhum.

      setelah Selesai Peresmian, Dilanjutkan Dengan Makan Siang Bersama. Dan Setelah Itu, Dirjen Badilum Memberikan Pembinaan Kepada Seluruh Warga Pn Jakarta Timur, Bertempat Di Ruang Utama, Terkait Integritas Yang Mutlak Dimiliki Setiap Aparatur Peradilan, Khususnya Aparatur Pn Jakarta Timur.

      sebelum Dirjen Badilum Meninggalkan Pn Jakarta Timur, Terlebih Dahulu Dilakukan Sesi Foto Bersama Dengan Pimpinan Dan Seluruh Warga Pn Jakarta Timur (bs).

    • Surat Dirjen Badilum Terkait Laporan Hasil Pemeriksaan Bpk

      menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksan Keuangan Dan Surat Ketua Mahkamah Agung Nomor 45/kma/ot.01.3/04/2018 Dan Nomor 46/kma/ot.01.3/04/2018 Tanggal 20 April 2018, Dengan Ini Diminta Kepada Saudara Untuk Memperhatikan Hal-hal Sebagai Berikut

      lampiran
      filedescriptionfile Sizedownloads
      surat Dirjen Badilum Terkait Panjar Eksekusi.pdf 341 Kb1765
      surat Dirjen Badilum Terkait Pemuktahiran Sipp.pdf 422 Kb1486
    • Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) & E-panjar Pn Jakarta Selatan

      pada Tanggal 7 Mei 2018, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Meresmikan pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) & E-panjar Pn Jakarta Selatan. Acara Ini Dihadiri Oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum, Kpt Dki Jakarta, Panitera Pt Dki Jakarta Serta Kpn Se-dki Jakarta  

    • Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banten

      pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Banten Diresmikan Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. H. Herri Swantoro, Pada Senin, 30 April 2018 Dan Dihadiri ketua Pengadilan Tinggi Banten Dr. Hj. Sri Sutatiek, S.h. serta Jajaran Pimpinan Peradilan Di Wilayah Hukum pengadilan Tinggi Banten.

    • Surat Edaran Nomor 05 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pada Pengadilan Tinggi Dan Pengadilan Negeri

      lampiran
      filedescriptionfile Sizedownloads
      surat Edaran Nomor 05 Tahun 2018.pdf 375 Kb1379
    • Surat Edaran Nomor 06 Tahun 2018 Tentang Kewajiban Pelaksanaan Pembinaan Peningkatan Kapasitas Kemampuan Teknis Hukum Oleh Setiap Pengadilan Tinggi

      lampiran
      filedescriptionfile Sizedownloads
      surat Edaran Nomor 06 Tahun 2018.pdf 367 Kb1344
    • Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Pengadilan Negeri Jakarta Barat

      pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Pada Pengadilan Negeri Jakarta Barat Diresmikan Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. H. Herri Swantoro, Pada Rabu, 02 Mei 2018 Dan Dihadiri ketua Pengadilan Tinggi Jakarta Dr. H. Daming Sunusi S.h, M. H, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat  H. Sumpeno, S.h, M.h,. serta Jajaran Pimpinan Peradilan Di Wilayah Hukum pengadilan Tinggi Jakarta .